Tips Wisata

Malam Hari di Jogja



Malam Hari di Jogja

Spotunik.com - Hiruk pikuk wisatawan di negeri Sri Sultan ini seakan tidak ada habisnya. Terbukti hingga malam hari pun, kota yang memiliki kekayaan budaya ini masih sangat ramai oleh wisatawan. Betapa tidak, Yogyakarta selalu memberikan kenyamanan hati bagi siapa saja yang datang mengunjunginya. Tak terkecuali di malam hari, kota ini memiliki banyak sekali titik keramaian dimana orang-orang berkumpul dan bercengkrama dengan orang-orang terdekat bahkan bercengkrama dengan alam. Kota Jogja ini seakan memberikan segala sesuatu yang kita butuhkan, jauh dari yang kita bayangkan. Beberapa spot wisata malam di jogja tak jarang justru malah menjadi tujuan utama para wisatawan. Berikut spot unik akan merangkum beberapa spot yang paling ramai dikunjungi wisatawan di Jogja pada malam hari.

 

  1   Tugu Jogja

 

Tugu Jogja merupakan icon kota Yogyakarta dimana setiap wisatawan yang datang ke Jogja wajib rasanya mengunjungi tempat ini. Kabar yang berkembang bahkan, apabila kita berhasil menyentuh Tugu Jogja ini, kita dipastikan akan datang kembali mengunjungi kota Jogja dikemudian hari. Karena letaknya yang berada di pusat keramaian lalu lintas, maka aktivitas para pengunjung Tugu Jogja ini baru akan terlihat ramai pada malam hari. Kebanyakan dari mereka akan mengabadikan moment di tugu ini dengan berfoto-foto. Semakin malam justru tempat ini terlihat semakin ramai karena volume kendaraan yang berlalu lalang disekitaran tugu sudah sangat jarang. Sehingga para wisatawan akan lebih leluasa mengambil angle foto dari sudut manapun. Diberbagai sisi jalan di lokasi ini pun disediakan berbagai properti yang bersifat permanen sebagai sarana berfoto para wisatawan. Selain itu, tempat ini juga biasanya dipenuhi oleh anak-anak muda dari berbagai komunitas seperti komunitas motor, komunitas sepeda, komunitas fotografi, komunitas mobil, dll. 

 

  2   Titik 0 Km Malioboro

 

Tidak berbeda halnya dengan Tugu Jogja, daerah sekitar titik 0 km Jogja ini sangat padat oleh wisatawan pada malam hari. Tempat ini merupakan ujung dari perjalanan para wisatawan menikmati wisata jalan Malioboro. Setelah lelah berjalan menelusuri Malioboro, mereka akan berhenti dan berkumpul di titik 0 km ini. Berbagai atribut kota tersedia di berbagai spot yang dapat anda manfaatkkan sebagai properti objek foto-foto. Bahkan, banyak juga orang-orang yang mencoba mencari keuntungan dengan menjadi properti foto seperti mengecat tubuhnya, berdandan ala pejuang kemerdekaan, berdandan seperti hantu, dan banyak lagi. Sebagai background foto yang tidak kalah menarik, para wisatawan dapat memanfaatkan beberapa spot gedung tua peninggalan Belanda yang begitu cantik di lokasi ini sebagai latar berfoto.

 

  3   Angkringan Kopi Jos

 

Satu lagi yang merindukan dari kota budaya Yogyakarta adalah “angkringan kopi jos”. Tempat ini merupakan tempat nongkrong favorit anak muda terutama mahasiswa yang sedang menuntut ilmu di Jogja. Kopi jos menjadi minuman khas angkringan yang Cuma ada di Jogja loh. Kopi jos sendiri merupakan kopi hitam yang dalam penyajiannya di tambahkan arang yang masih membara. Katanya sih, arang yang dimasukkan kedalam kopi ini diyakini memiliki khasiat untuk mengikat kaffein yang terdapat dalam kopi sehingga kadarnya menjadi berkurang. Suasana kehangatan angkringan kopi jos ini sangat nampak dari obrolan para pengunjungnya bahkan obrolan antara penjual dan pembeli. Suasana kekeluargaan ini yang menjadikan angkringan kopi jos selalu ramai dikunjungi. menu-menu yang terdapat di angkringan relatif sama antara yang satu dengan yang lainnya yaitu nasi kucing (nasi dengan sambal teri), aneka gorengan, sate usus, sate telur puyuh, keripik, dll. Sedangkan untuk minuman selain kopi jos pun sangat bervariasi mulai dari es teh, es jeruk, kopi hitam, kopi susu, wedang jahe, es tape, dan susu.

 

Baca juga: Cerita Unik Di Balik Mitos Alun-Alun Kidul JogjaTaman Pelangi, Taman Lampion Cantik Di Malam HariMenelusuri Kali Code Jogja Dari Sisi Yang Berbeda

 

  4   Bukit Bintang

 

Dari namanya saja sudah dapat kita bayangkan keberadaan bukit bintang ini. Ya, bukit bintang berada di daerah bukit pathuk Gunung Kidul Yogyakarta. Lokasinya pun tidak cukup jauh dari pusat kota Jogja sekitar 30 menit perjalanan. Mengapa dinamakan “Bukit Bintang”? karena, dari sini kita dapat melihat keindahan malam kota Jogja dengan kerlap-kerlip lampu kota Jogja yang tampak seperti bintang-bintang. Suasana malam di perbukitan yang dingin dan sejuk menjadikan tempat ini sangat indah dan romantis.  Diberbagai sudut jalan terlihat banyak sekali kafe dan warung-warung yang menyediakan makanan dan minuman, serta yang paling digemari oleh para pengunjung adalah jagung bakar dan kopi hitam. Makanan dan minuman ini sangat cocok dinikmati karena suhu udara di daerah ini dingin dan sejuk.

 

  5   Alun-Alun Kidul

 

Alun-alun Kidul (dalam bahasa Indonesia alun-alun selatan) ini terletak disebelah selatan keraton atau lebih tepatnya dibelakang keraton Yogyakarta. Menurut cerita, mengapa ada dua beringin besar terletak ditengah-tengah Alun-alun Kidul ini agar nampak seperti pelataran depan sehingga terkesan tidak membelakangi pantai selatan yang dikuasai sang Ratu Kidul yang konon sangat dekat dengan keluarga Keraton. Salah satu kegiatan menarik di alun-alun kidul ini adalah kegiatan “masangin” yaitu berjalan melewati dua beringin besar dengan mata tertutup. Warga sekitar mempercayai hanya orang yang berhati bersih yang berhasil melakukannya. Inilah yang sampai saat ini masih banyak dilakukan oleh para wisatawan yang datang ke Jogja. Pada malam harinya, tempat ini sangat ramai dengan gemerlap kerlip lampu dan kereta yang disediakan untuk mengelilingi alun-alun. Kita dapat menyewa sepeda gandeng, kereta mobil, becak mini, dll sebagai sarana bermain.