Tips Wisata

Gerhana Matahari, ketika sang surya memejamkan matanya sejenak



Gerhana Matahari, ketika sang surya memejamkan matanya sejenak

Spotunik.com - Kamu semua sudah pernah mendengar bahkan mengetahui tentang Gerhana Matahari kan? Yup benar sekali. Fenomena alam dimana cahaya matahari yang menyinari Bumi tertutup sebagian atau seluruhnya oleh bulan yang posisinya terletak diantara Bumi dan Matahari atau berada pada satu garis lurus. Nah fenomena alam inilah yang disebut dengan Gerhana Matahari.

Gerhana Matahri ini, terjadi dengan kurun waktu yang cukup lama. Bahkan bisa puluhan tahun lamanya. Untuk menunggu fenomena Gerhana Matahari yang sama bisa diperlukan waktu 33 tahun lagi. Terakhir Gerhana Matahari terjadi di Indonesia pada tahun 1983 dan akan muncul lagi pada tahun 2016 ini. Kalau dihitung-hitung kemungkinan kita akan bisa melihat Gerhana Matahari lagi pada tahun 2049.

Beruntung buat kita nih, fenomena alam ini akan terjadi lagi, tepatnya pada tanggal 9 maret 2016. Ada beberapa daerah yang bisa menjadi spot foto wisata asik di 12 provinsi di Indonesia. Seperti: Bengkulu, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Jambi, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, dan Maluku Utara.

 

 Baca juga: Pengamatan Gerhana Matahari

 

Untuk yang di Yogyakarta tidak perlu cemas, kita juga dapat menikmatinya kok. Yah walaupun bulan hanya menutupi Matahari sekitar 81,5 % sih. Kalian bisa menikmatinya di beberapa spot wisata Jogja salah satunya di Tugu Jogja, yang akan didampingi langsung oleh komunitas Penjelajah Langit. Prediksinya Gerhana Matahari akan mulai nampak pukul 6.20 WIB, puncaknya sekitar 07.23 WIB, dan akan berakhir pada 08.35 WIB. Cukup lama untuk menikmatinya, sekitar 2 jam 15 menit.

Untuk menikmatinya, harus menggunakan alat bantu penglihatan ya, seperti pinhole contohnya! Supaya mata kita tatap terlindungi. Karena jika melihatnya secara langsung dapat menyebabkan kerusakan pada mata hingga kebutaan. Karena intensitas cahaya yang begitu tinggi dari Matahari berpotensi merusak retina mata. Tidak lucu kan ingin menikmati fenomena alam yang terjadi cukup lama ini malah menyebabkan efek negatif bagi kita. Alat tersebut juga bisa berupa teropong atau teleskop, Bejana air (metode pantulan), kamera, kacamata khusus.