Tips Wisata

7 Candi Dengan Panorama Indah Di Jogja



7 Candi Dengan Panorama Indah Di Jogja

Spotunik.com - Berwisata sejarah di Jogja rasanya kurang lengkap jika anda hanya mengunjungi keraton atau museum yang letaknya berada di pusat perkotaan. Cobalah anda mengunjungi Spot Unik di objek wisata seperti candi - candi kuno yang banyak tersebar di kota gudeg ini. Kali ini Spot Unik Jogja akan memberikan rekomendasi Spot Unik candi - candi Jogja dengan suguhan panorama dan bentuknya yang begitu indah. Jadi tidak hanya berwisata sejarah anda pun akan merasakan berwisata alam karena suasana akan pesona keindahannya.

 

 1  Candi Ijo

 

Dari namanya anda pasti mengira candi ini berwarna ijo atau hijau. Tapi ternyata, sama seperti lainnya Candi Ijo berwarna hitam yang berasal dari batu - batuan. Berjalan sekitar 18 km ke sebelah timur Yogyakarta, Anda akan menemukan sebuah candi peninggalan Kerajaan Mataram Kuno. Ya, Candi Ijo menjadi nama untuk kompleks candi yang terletak di atas bukit Gumuk Ijo, Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Sleman dengan ketinggian sekitar 410 mdpl. Dari keterangan ini terjawab, kata "Ijo" berasal dari nama bukit tempat candi ini berdiri. Panorama cantik nan megah mengelilingi bangunan candi Hindu ini. Saat memasuki pintu gerbang candi ini, Anda akan melihat ukiran berupa mulut raksasa berbadan naga. Kompleks candi ini juga memiliki 17 bangunan yang terdapat dalam 11 teras berundak. Bila Anda berlibur ke Yogyakarta, jangan sampai melewatkan kecantikan panorama dari candi-candi nan menawan ini. Pagi, siang, sore sampai malam, candi-candi ini punya daya tarik yang beragam di mata wisatawannya.

 

 2  Candi Plaosan

 

Candi yang berada di Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan, Klaten ini menjadi salah satu destinasi Spot Unik yang tak boleh dilewatkan saat berkunjung ke Jogja. Tidak hanya cantik dari bentuknya, Candi Plaosan terlihat semakin anggun saat matahari terbit. Mencari spot asyik menikmati sunrise di Yogyakarta, Candi Plaosan bisa jadi pilihan yang pas. Candi Buddha ini siap menampilkan siluet tercantik yang bermandikan sinar mentari pagi bisa membuat kagum siapapun yang melihatnya. Candi Plaosan punya dua kompleks, yaitu Plaosan Lor dan Plaosan Kidul. Relief atau ukiran yang berada di Plaosan Kidul menggambarkan tentang laki-laki sedangkan Plaosan Lor menggambarkan tentang wanita. Keistimewaan lain yang dimiliki Candi Plaosan yaitu, di bagian belakang candi ini terdapat pohon bodhi dan semacam altar yang dikelilingi patung Buddha. Altar ini masih digunakan untuk ritual keagamaan umat Buddha.

 

 3  Candi Borobudur

 

Candi Borobudur tidak hanya memiliki nilai seni yang teramat tinggi, karya agung yang menjadi bukti peradaban manusia pada masa lalu ini juga sarat dengan nilai filosofis. Mengusung konsep mandala yang melambangkan kosmologi alam semesta dalam ajaran Buddha, bangunan megah ini dibagi menjadi tiga tingkatan, yakni dunia hasrat atau nafsu (Kamadhatu), dunia bentuk (Rupadhatu), dan dunia tanpa bentuk (Arupadhatu). Jika dilihat dari ketinggian, Candi Borobudur laksana ceplok teratai di atas bukit. Dinding-dinding candi yang berada di tingkatan Kamadatu dan Rupadatu sebagai kelopak bunga, sedangkan deretan stupa yang melingkar di tingkat Arupadatu menjadi benang sarinya. Stupa Induk melambangkan Sang Buddha, sehingga secara utuh Candi Borobudur menggambarkan Buddha yang sedang duduk di atas kelopak bunga teratai. Menikmati kemegahan Candi Borobudur tidak hanya cukup dengan berjalan menyusuri lorong dan naik ke tingkat teratas candi. Satu hal yang jangan dilewatkan adalah menyaksikan Borobudur Sunrise dan Borobudur Sunset dariatas candi. Siraman cahaya mentari pagi yang menerpa stupa dan arca Buddha membuat keagungan dan kemegahan candi lebih terasa. Sedangkan berdiri di puncak candi di kala senja bersama deretan stupa dan menyaksikan sinar matahari yang perlahan mulai lindap akan menciptakan perasaan tenang dan damai.

 

 4  Candi Sewu

 

Jika melihat sekilas bentuk Candi Sewu hampir sama dengan Candi Prambanan. Namun, Candi Sewu merupakan candi Buddha terbesar kedua di Indonesia setelah Candi Borobudur. Melihat dari namanya saja, Anda pasti mengira kompleks ini memiliki seribu candi. Tapi nyatanya, kompleks ini hanya memiliki sekitar 257 candi dengan satu candi utama, 8 candi pengapit, dan sisanya merupakan candi pewarta. Candi ini berada di lembah Prambanan yang membentang dari lereng selatan Gunung Merapi di utara sampai pegunungan Sewu di sekitar perbatasan Yogyakarta dengan Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Namun sayang, akibat gempa tahun 2006 Candi Sewu mengalami kerusakan. Meskipun begitu, candi ini tetap terlihat menawan.

 

Baca juga: Inilah 9 Spot Menarik Untuk Menikmati Sunset Di JogjaLokasi Prewedding Paling Hits Di JogjaCandi Ratu Boko Dengan Keindahan Langit Senjanya

 

 5  Candi Prambanan

 

Begitu terkenal memiliki kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia. Ya, Candi Prambanan menjadi primadona wisatawan saat berlibur ke Yogyakarta. Banyak wisatawan termasuk Spot Unik Jogja mengenal Candi Prambanan sebagai Candi Roro Jonggrang. Hal ini dikarenakan asal-muasal candi yang berkaitan dengan kisah cinta Bandung Bondowoso terhadap Roro Jonggrang yang bertepuk sebelah tangan. Kompleks Candi yang berada di Desa Prambanan ini mempunyai 3 candi utama, yaitu Candi Wisnu, Candi Brahma, dan Candi Siwa. Ketiga candi ini pun dikelilingi oleh 2 candi apit, 4 candi kelir, dan 4 candi sudut. Sehingga total dari seluruh candi yang ada di kompleks ini berjumlah sekitar 224 buah. Saat berada di kompleks ini, wisatawan akan merasa seperti berada dalam sebuah kerajaan. Candi yang sudah dibangun sejak 850 masehi ini, memiliki bentuk yang menjulang ke atas dan menggambarkan kepercayaan agama Hindu.

 

 6  Candi Ratu Boko

 

Di sebelah selatan Candi Prambanan, bertengger dengan anggun Candi Ratu Boko. Kompleks candi ini memiliki luas sekitar 25 hektar. Bentuk Candi Ratu Boko terlihat berbeda dengan candi - candi lainnya. Candi ini lebih mirip seperti bekas bangunan keraton. Tidak hanya untuk melihat keindahan asitektur alami Ratu Boko, di Spot Unik ini wisatawan bisa menyaksikan sunset yang menawan. Di sini pelancong akan ditawarkan paket untuk melihat sunset mulai pukul 16.00 sampai matahari benar - benar tenggelam di ufuk barat. Dalam satu paket ini bisa diikuti oleh 10 orang pengunjung dalam satu kelompoknya.

 

 7  Candi Kalasan

 

Lagi candi sarat sejarah dengan bentuk yang sangat memukau yaitu Candi Kalasan. Candi Kalasan terletak di Desa Kalibening, Tirtamani, Kabupaten Sleman. Candi ini punya tiga bagian, bagian bawah atau kaki candi, tubuh candi, dan atap candi. Candi Kalasan merupakan salah satu candi Buddha yang ada di Yogyakarta. Bagian kaki candi berdiri di sebuah alas batu yang berbentuk bujur sangkar. Pada bagian ini terdapat tangga masuk berhiaskan makara di bagian ujung tangga. Cantiknya, di setiap pintu masuk dari sisi utara dan selatan terdapat hiasan kala. Di bagian jengger candi terdapat kuncup - kuncup bunga, daun - daunan, dan sulur - suluran. Sedangan di bagian atas terdapat pohon dewata dan lukisan awan beserta penghuni khayangan sedang memainkan alat musik seperti gendang, rebab, kerang, dan camara. Bagian atap Kalasan terdapat kubus yang dianggap sebagai kemuncak Gunung Semeru, tertulis dalam situs Temples of Indonesia.