Tips Wisata

Sedekah Laut, Upacara Adat Di Pantai Wediombo



Sedekah Laut, Upacara Adat Di Pantai Wediombo

Spotunik.com - Mungkin kebanyakan dari kalian sudah pernah mengunjungi Pantai Wediombo. Dan kebanyakan orang mengunjungi Pantai Wediombo hanya untuk berwisata pantai seperti pada umumnya atau memancing ikan dari atas bukit karang dengan buruan ikan panjo yang begitu terkenal disana. Namun Pantai Wediombo ini termasuk spot unik Jogja yang wajib untuk anda kunjungi, karena karakteristik pantainya yang berbeda dari kebanyakan pantai lain. Sunset pantainya juga menjadi pesona tersendiri di pantai ini, sehingga bisa menjadi objek spot foto wisata Jogja yang keren.

Selain menikmati pesona dan hasil alamnya kalian juga bisa turut serta dalam upacara adat warga setempat. Upacara adat ini biasa disebut sedekah laut atau Ngalangi, yakni ucapan rasa syukur dari warga setempat kepada sang pencipta atas hasil panen yang berlimpah serta memohon rezeki yang lebih lagi di tahun mendatang. Panen yang dimaksud bisa berupa hasil tangkapan laut maupun hasil ladang atau sawah. 

 

 

Ritual tahunan ini diikuti oleh ratusan warga baik yang berprofesi sebagai nelayan maupun petani setempat. Beberapa dari mereka menggunakan pakaian adat Jawa. Mereka percaya dari hasil alam yang berlimpah merupakan bentuk wujud kecintaan Tuhan  kepada mahluknya. Mereka juga yakin dengan menyisihkan sebagian hasil panen dan  mengembalikannya ke alam merupakan cara menjaga suatu ikatan antara manusia dengan alam untuk saling memberi perlindungan dan rasa syukur atas apa yang telah diperoleh. 

 

 

Ritual ini diawali dengan menangkap ikan yang kemudian hasil tangkapan tersebut dibakar untuk selanjutnya disajikan sebagai sesaji kenduri dalam upacara Ngalangi. Dengan diiringi alunan bende dan gerakan reog gegrak. Warga membawa sesaji yang dibungkus anyaman daun kelapa berjalan menuju tepi pantai dengan diiringi keprajuritan khas dari Gunungkidul. Selanjutnya makanan yang dibawa didoakan (kenduri) untuk kemudian dibagikan dan dinikamati bersama-sama oleh seluruh warga yang hadir. Setelah prosesi kenduri selesai masuk ke prosesi puncak yaitu larungan sesaji. Larungan sesaji ini dilakukan di tengah laut, beberapa ratus meter dari tepian pantai. Prosesi larungan menggunakan perahu yang didampingi tim Search And Rescue (SAR) setempat dan hanya diwakili oleh tetua adat saja. Sesaji berupa kotak gunungan dihiaskan kain berwarna hijau yang berisi makanan juga ingkung ayam, yang kemudian dihanyutkan ke laut lepas.

 

Baca juga: Surfing Menantang Ombak Di Pantai Jogja