Tips Wisata

Menelusuri Bangunan Tua Gereja Ayam Yang Konon Katanya Angker



Menelusuri Bangunan Tua Gereja Ayam Yang Konon Katanya Angker

Spotunik.com - Gereja Ayam terletak di Bukit Rhema, salah satu dari sekian bukit yang berada di jajaran Borobudur, tepatnya di Dusun Gombong, Desa Kembang Limus, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang. Menurut masyarakat sekitar, Gereja Ayam sudah terbengkelai sejak tahun 1990-an. Bangunan ini dulunya dijadikan tempat tinggal, sebelum akhirnya menjadi gereja. 

Sebuah ruangan yang luas tanpa sekat seperti tempat ibadah layaknya gereja, serta tangga berbentuk aneh untuk naik ke lantai atas. Sedangkan pada bagian bawah terdapat banyak ruangan berukuran 2x1 meter persegi tanpa jendela dan pintu, entah apa fungsinya.Selain itu bangunan ini di hiasi ornamen-ornamen cantik dan vintage.

Meski bangunan ini sudah terbengkalai dan tak terurus. Namun sejak film AADC 2 tayang, banyak wisatawan yang begitu penasaran untuk melihat bangunan tersebut, sekedar untuk hunting foto. Banyak yang menganggap bangunan ini mirip seekor ayam yang sedang duduk dan di bagian kepalanya terdapat mahkota. Menurut Daniel Alamsyah, pendiri gereja ayam meluruskan bahwa bangunan tersebut bukan berbentuk ayam, melainkan burung merpati, Daniel mendapatkan pesan dari Tuhan untuk membangun sebuah rumah ibadah dengan bentuk burung merpati.

Lahan warga seluas 3000 meter yang dibeli dari warga setempat tersebut dibayar dengan mencicil hingga akhirnya lunas dalam waktu empat tahun. Sayangnya bangunan itu tidak selesai dibangun karena persoalan dana, "Gereja Ayam" sempat dijadikan pusat rehabilitasi para pecandu narkoba. Kini situasi disekitar "Gereja Ayam" telah berubah. Warga telah membuat akses jalan yang dibeton menuju lokasi bangunan.

Bagi Anda yang tertarik melihat bangunan tua "Gereja ayam" maka akan dikenakan tarif masuk seharga Rp 5.000 bagi setiap pengunjung yang ingin menjelalajah bagian dalam termasuk naik hingga ke bagian puncak menaranya. 

Yono memungut tarif masuk seharga Rp 5.000 bagi setiap pengunjung yang ingin masuk dan menjelajahi bagian dalam "Gereja Ayam", termasuk memanjat hingga ke bagian puncak menaranya. Bagian utama dari "Gereja Ayam" itu adalah sebuah aula yang berukuran sangat besar dan tidak diisi oleh perabot apa pun. 

 

Baca juga: 10 Spotunik Di Yogyakarta Tempat Rangga dan Cinta Menyelesaikan Masa Lalunya

 

Pengunjung harus melengkapi diri dengan senter untuk masuk ke dalam ruangan yang gelap tersebut. Menaiki puncak menara merupakan pilihan yang tepat untuk melihat pemandangan di sekitar Bukit Menoreh. Sawah terbentang di kejauhan, dan beberapa perbukitan menjadi semacam benteng alam. Candi Borobudur pun terlihat di kejauhan. 

Wisatawan juga dapat berlama-lama di halaman "Gereja Ayam" sambil menikmati suasana alam yang sesekali diselingi berbagai suara burung. Akhir pekan dan waktu libur, lokasi "Gereja Ayam" sangat ramai didatangi pengunjung. Semuanya ingin menuntaskan rasa penasaran terhadap cerita misteri yang beredar, banyak yang menganggap "Gereja Ayam" adalah tempat yang angker, karena ruangannya yang sangat gelap, terutama malam hari. Dan ternyata bangunan tua "Gereja ayam" tersebut tidak seangker yang kita bayangkan.